Search This Blog

Monday, December 25, 2023

REVIEW BUKU: The Wonderful Story of Henry Sugar and Six More Bagian Pertama

Karena sekarang temanya liburan, maka buku yang aku baca adalah The Wonderful Story of Sugar and six more karya Roald Dahl. Penulis buku yang juga terkenal dengan buku kamus ala Roald yang unik itu. 

Dan, aku pun sudah membaca beberapa bukunya yang lain, seperti BFG, Matilda, Dirty Beasts, Fantastic Mr Fox, Dani the Champion of The World, Madness, My Uncle Oswald, Going Solo, The Witches, and The Twits. Dan, semua buku Roald Dahl itu seru!


review-buku-the-wonderful-story-of-henry-sugar-and-six-more

Untuk itu, aku ingin membaca dan menulis review buku the Wonderful Story of Henry Sugar and six more ini pelan-pelan agar bisa kuingat selalu hehe. Nggak pa pa ya? Mumpung liburan kan?

Okey, buku Roald Dahl ini adalah kumpulan cerita pendek. Lengkapnya sih ada 7 cerita pendek, yaitu, The boy who talked with animal yang akan aku ceritakan hari ini. Cerita kedua adalah The Hitchhiker, The Mildenhall treasure, The Swan, The wonderful story of Henry Sugar, Lucy Break (How I become a writer), a piece of cake (my first story -1942).

So, here goes the first story!

The Boy Who talked with animal

Kisah ini mengambil sudut pandang orang pertama. Ceritanya tentang seseorang yang sedang melakukan perjalanan liburan di West Indies, tepatnya di Jamaika. Tempat yang indah dengan pantai dan lautnya yang bikin orang ingin datang lagi dan lagi.


Sinopsis cerita The Boy who talked with animal

Sambil menikmati liburan, aku mengobrol dengan petugas hotel. Ia bercerita tentang seorang pria bernama Mr. Wasserman yang mengalami insiden, karena tertimpa buah kelapa. Cerita petugas hotel itu menjadikanku berhati-hati saat aku ingin menyaksikan kerumunan di pinggir pantai.

Dalam bayanganku, mereka pasti menonton nelayan yang sukses menangkap ikan. Tapi, aku nggak menyangka dengan apa yang aku lihat. Di pinggir pantai itu, aku lihat seekor mahluk besar dengan panjang sekitar 5 kaki dan lebar 4 kaki tampak terbaring terbalik. Cangkangnya yang besar sepertinya mampu diduduki orang dewasa. Bahkan, saking besarnya kakinya nggak akan. menyentuh pasir pantai. 

Bisa kamu bayangkan kan? Yup, mahluk ini adalah kura-kura yang usianya mungkin sudah puluhan tahun!

Orang-orang yang berkerumun tampak kagum. Beberapa orang ada yang iseng menggeret potongan kayu besar dan menyodokkannya ke tubuh kura-kura tersebut. Kura-kura itu terlihat gusar. Dengan marah, ia membuka mulutnya, dan 'krak!'. Kayu itu pun patah seperti potongan gabus. orang-orang itu terpana dan bergerak mundur.

Aku bisa bayangkan, kalau aku dalam posisi yang sama dengan si kura-kura, pasti aku pun akan marah. 

Lalu, seorang pria dengan istrinya pun berniat membeli kura-kura tersebut. Ia ingin menjadikan tubuh kura-kura sebagai hiasan di rumahnya. Dagingnya nanti akan mereka olah jadi makanan. Pria itu pun menyampaikan niatnya pada nelayan. 

Sayang, kumpulan nelayan yang hanya mengenakan celana dalam itu menggeleng. Kura-kura ini sudah ada yang membeli, kata mereka. Dan, para nelayan nggak tergoda dengan bujukan suami istri tersebut untuk menjualnya pada mereka saja.

Di tengah keramaian itu, seorang anak kecil mendekati kura-kura tersebut. Kerumunan orang-orang tersebut khawatir dan memperingatkan sang anak. Tapi, ajaibnya, kura-kura yang marah itu terlihat tenang saat si anak mendekati dan mengajak kura-kura bicara. Adegan ini, tentu saja membuat kerumunan orang-orang itu kagum dan heran.

Singkat cerita, diketahui bahwa anak tersebut adalah putra kesayangan dari seorang yang kaya. Keluarga tersebut pun nggak pernah bisa menolak keinginan putranya, termasuk untuk membebaskan kura-kura. 

Dan, pengaruh orang kaya memang luar biasa ya? Pemilik dari kura-kura yang ternyata adalah manager hotel tersebut pun menyetujui untuk menerima uang keluarga kaya itu. 

Disaksikan oleh banyak orang, kura-kura tersebut pun dikembalikan posisinya. Lalu, dengan anggun, kura-kura itu pun berbalik dan melangkahkan keempat kakinya di atas pantai. Perlahan tapi pasti kura-kura itu pun menuju laut dan hilang ditelan ombak. Melihat sumber kesenangan sudah tidak ada, kerumunan pun bubar. 

Tapi, cerita belum selesai, lho. Penasaran dengan cerita ini? Yuk, baca buku ini bareng. Mumpung liburan hehe..

Judul buku : The wonderful story of Henry Sugar and six more
Penulis.      : Roald Dahl
Tebal buku : 216 halaman 
Sumber buku : archive.org
Genre buku.   : fiction 

9 comments:

  1. Waktu sekolah hobi banget baca buku, novel dan komik. Sekarang lebih ke online sih mba, tapi ada juga bbrpa buku yang masih aku beli di gramedia.

    ReplyDelete
  2. Ini berarti buku terjemahan ya mba? Ceritanya lumayan menarik sepertinya. Tp beberapa kali beli buku terjemahan itu kayak ada yg ngga cocok bahasanya ya. Apa aku aja yg merasakan itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini yang bahasa Inggris, Kak. Iya.. kadang yang versi terjemahan beda rasanya. Mungkin, karena penerjemah pun perlu membaca semua buku penulis atau tahu tentang penulis ya?

      Delete
  3. Saya juga suka baca, Mbak, tetapi lebih sering karya dalam negeri. Pernah baca novel luar seperti karya Agatha Christie dan cerita Sherlock Holmes. Sensasinya berbeda memang. Jadi tertarik dan penasaran apa yang terjadi sama kura-kura raksasa itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Kak. Membaca itu pasti kasih sensasi berbeda ya. Apalagi, kalau lihat film-nya juga . Kisahnya cukup seru, Kak. Silakan baca, biar tambah asyiknya 🥰

      Delete
  4. Bisa punya buku asli berbahasa inggris dimana kak.. pas beli di BBW atau beli online kak? Sekarang nggak susah sih ya baca buku yg asli bahasa inggris.. ceritanya Road Dahl rata2 sederhana tapi seru...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini yang versi online, Kak Lita. Aku belum punya yang hardcopy🤭

      Delete
  5. Keknya cocok buat bacaan anak remaja ya. Cerita nya simpel, tapi seru. Aku penasaran nih gimana kelanjutannya Kura-kura setelah kembali ke laut. Ini anak beneran bisa ngomong sama binatang?

    ReplyDelete